Loading...

Senin, 30 Agustus 2010

Membuat VLAN Di Mikrotik

Membuat VLAN Di Mikrotik

March 22nd, 2010

Iseng aja nih tadi malem sekitar jam 3.10 lagi baca-baca panduan mikotik di wiki.mikrotik.com tentang VLAN di mikrotik itu seperti apa, sedikit penjelasan tentang VLAN ini juga kalau bener sic .

VLAN memungkinkan Anda untuk memiliki beberapa Virtual LAN pada satu antarmuka ethernet atau nirkabel, memberikan kemampuan untuk memisahkan LAN secara efisien. Ini mendukung hingga 4.095 VLAN interface, masing-masing dengan VLAN ID yang unik, setiap perangkat jaringan. Priorites VLAN juga dapat digunakan dan dimanipulasi. Banyak router, termasuk Cisco dan berbasis Linux, dan banyak layer 2 switch menggunakan VLAN untuk mengaktifkan beberapa mandiri, jaringan terisolasi ada pada jaringan fisik yang sama.

VLAN hanyalah sebuah cara pengelompokan satu set port switch bersama sehingga mereka membentuk jaringan logis, terpisah dari kelompok semacam itu lainnya. Mungkin juga dipahami sebagai melanggar satu fisik independen beralih menjadi beberapa bagian. Dalam satu switch sederhana ini adalah konfigurasi lokal. Ketika VLAN meluas selama lebih dari satu tombol, link antar-switch harus menjadi batang, di mana paket ditandai untuk mengindikasikan yang VLAN milik mereka.

Anda dapat menggunakan MikroTik RouterOS (dan juga IOS, Linux dan sistem router lain) untuk menandai paket-paket ini serta untuk menerima dan rute yang ditandai.

Sebagai VLAN bekerja pada OSI Layer 2, dapat digunakan hanya sebagai antarmuka jaringan lain tanpa batasan. VLAN berhasil melewati jembatan Ethernet biasa.

Anda juga dapat transportasi VLAN pada wireless link dan meletakkan beberapa interface VLAN pada satu antarmuka nirkabel. Perhatikan bahwa sebagai VLAN bukanlah terowongan penuh protokol (yakni, tidak memiliki ladang tambahan untuk mengangkut MAC address dari pengirim dan penerima), pembatasan yang sama berlaku untuk menjembatani atas VLAN untuk antarmuka nirkabel bridging biasa. Dengan kata lain, sementara klien nirkabel dapat berpartisipasi dalam VLAN memakai antarmuka nirkabel, tidaklah mungkin untuk VLAN memakai antarmuka nirkabel dalam modus stasiun dijembatani dengan antarmuka lain.

Nah kita langsung saja deh, pertama-tama adalah kita buat konfigurasinya disisi Router 1 dan Router 2:

Router 1

Login via Winbox ke sayangan anda seperti di bawah ini :

lalu akan ada tampilan seperti di bawah ini setelah ada login via winbox:

Setelah anda login dan masuk ke dalam winbox langkah yang harus anda lakukan adalah anda harus membuat VLANnya terlebih dahulu di Menu Interface setelah itu anda masuk ke Tab VLAN yang berada di sebelah kanan anda:

lalu klik tanda + berwarna merah untuk menambahkan atau mengAdd sesuatu, karena kita ingin membuat VLAN berarti kita Add terlebih dahulu VLANnya setelah di klik maka akan tampil seperti di bawah ini :

atau bisa juga menggunakan console kesayangan anda seperti :

[noc@buraonk.net] interface vlan> add name=test vlan-id=32 interface=ether2

[noc@buraonk.net] interface vlan> print

Flags: X - disabled, R - running

# NAME MTU ARP VLAN-ID INTERFACE

0 R test 1500 enabled 32 ether2

[noc@buraonk.net] interface vlan>

Disini untuk VLAN-ID anda bisa menggunakan berapa saja ,

dan setiap VLAN-ID yang di berikan atau yang di konfigurasi nanti itu berbeda.

Setelah kita selesai membuat VLAN Nya lalu kita konfigurasi IP yang akan kita VLAN nantinya,

berikut adalah cara pembuatannya.

[noc@buraonk.net] ip address> add address=192.168.30.1/24 interface=test

[noc@buraonk.net] ip address> print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE

0 111.x.x.x 111.0.0.0 111.0.0.248 ether2

1 199.170.0.1/24 199.170.0.0 199.170.0.255 pc1

2 192.168.30.1/24 192.168.30.0 192.168.30.255 test

[noc@buraonk.net] ip address>

Untuk IP di atas berbeda-beda tergantung anda membuatnya saja karena saya hanya iseng saja jadi ipnya juga iseng-iseng aja , nah pasti ada pertanya mengenai cara membuat ip tersebut yac??

nampak ada yang aneh yaitu di bagian interface biasanya kita membuatnya adalah dengan ether yang akan digunakan tapi disini tidak, karena kita tadi sudah membuat VLAN dengan nama test yang akan di jadikan interface adalah VLAN nya atau interface=test. Lalu langkah selanjutnya adalah adalah kita membuat settingan di ROuter 2.

Router 2.

Untuk Router 2 ini settingannya hampir sama dengan Router 1 hanya saja beda di bagian IP dan konfigurasi Interfacenya yang menuju Keluar(Internet) berikut langkahnya:

lalu akan ada tampilan seperti di bawah ini setelah ada login via winbox:

Setelah anda masuk dan login kedalam winbox lakukan langkah yang sama dengan konfigurasi Router 1 yaitu anda harus membuat VLAN nya terlebih dahulu.

Berikut adalah cara membuatnya :

Dan untuk Ethernet atau interfacenya saja yang berbeda dengan Router 1 karena Router itu untuk Public Ipnya menggunakan Ether 2 sedangkan untuk Router 2 Publik Ipnya menggunakan Ethernya1 serta VLAN-IDnya harus sama.

[noc@bagudung] interface vlan> add name=test vlan-id=32 interface=ether1

[noc@bagudung] interface vlan> print

Flags: X - disabled, R - running

# NAME MTU ARP VLAN-ID INTERFACE

0 R test 1500 enabled 32 ether1

[noc@bagudung] interface vlan>

Setelah selesai lalu kita setting IP nya seperti di bawah ini :

Hanya saja beda di IP nya saja untuk sisi Router 1 itu IPnya 192.168.30.1 sedangkan untuk Router 2 adalah 192.168.30.2:

[noc@bagudung] ip address> add address=192.168.30.2/24 interface=test

[noc@bagudung] ip address> print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE

0 111.x.x.x 111.x.x.x. 111.x.x.248 ether1

1 192.168.30.2/24 192.168.30.0 192.168.30.255 test

[noc@bagudung] ip address>

Jika konfigurasinya benar, maka kita akan melakukan ping Router 2 dari Router 1 dan sebaliknya.

Router 1.

[noc@buraonk.net] > ping 192.168.30.2

192.168.30.2 64 byte ping: ttl=64 time=3 ms

192.168.30.2 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

192.168.30.2 64 byte ping: ttl=64 time=15 ms

192.168.30.2 64 byte ping: ttl=64 time=11 ms

192.168.30.2 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

192.168.30.2 64 byte ping: ttl=64 time=6 ms

192.168.30.2 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

192.168.30.2 64 byte ping: ttl=64 time=4 ms

8 packets transmitted, 8 packets received, 0% packet loss

round-trip min/avg/max = 3/8.6/15 ms

[noc@buraonk.net] >

Router 2.

[noc@bagudung] > ping 192.168.30.1

192.168.30.1 64 byte ping: ttl=64 time=4 ms

192.168.30.1 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

192.168.30.1 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

192.168.30.1 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

192.168.30.1 64 byte ping: ttl=64 time=11 ms

192.168.30.1 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

192.168.30.1 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

192.168.30.1 64 byte ping: ttl=64 time=10 ms

8 packets transmitted, 8 packets received, 0% packet loss

round-trip min/avg/max = 4/9.3/11 ms

[noc@bagudung] >

Kedua berhasil di ping dari sisi Router masing-masing begitu juga sebaliknya,

iseng-iseng ternyata enak juga yac .

Mungkin Bagi kalian (Admin Networking) itu sudah biasa melakukan hal tersebut disistem Unix sejenis termasuk Cisco,

mungkin tutorial seperti sudah ada di forum mikrotik sendiri,

karena saya juga dapet referensi dari situ oleh sebab itu saya membuat tutorial seperti ini.

Tapi saya membuat tutorial seperti ini dengan kata-kata saya sendiri meskipun ada beberapa yang saya ambil dari

WIki.Mikrotik.com Nya sendiri mengenai penjelasan VLAN,

Sekian Tutorial yang singkat ini saya buat , Mungkin kalau ada yang kurang jelas saya mohon maaf karena saya

Masih Belajar,.,., Belajar,.,., Belajar dan Terus Belajar

Thank's